Selasa, 21 April 2009

lestari atau mati

lihatlah indah langit bumiku
hitam bukan karena mendung
tapi warna kelam dari kotornya jiwa manusia
jiwa yang tercermin dari pekatnya polusi udara

teguklah segar air sungaiku
coklat bagaikan kopi susu
seperti keruhnya pikiran-pikiran orang dungu
yang tiada henti apunkan sampah tanpa ragu

tidaklah kalian ingat
hutan kalimantanku selalu membara
mengobarkan semangat pada kita
untuk membuka lahan dengan cara yang sama

dan ketika semua bara mulai padam
mataair airmata kita pasti meluap tak tertahan
hingga kota tercinta hlang terbenam
tenggelam karna tangan-tangan kita

wahai manusia bumi
mari hancurkan hingga tak tersisa lagi
lalu segeralah pergi
dan kita akan mati tanpa arti

atau tetaplah disini
tapi berjanjilah menjaga bumi
agar tetap LESTARI



ari_lhodonx@yahoo.com
kmit uns

Tidak ada komentar:

Posting Komentar