lihatlah indah langit bumiku
hitam bukan karena mendung
tapi warna kelam dari kotornya jiwa manusia
jiwa yang tercermin dari pekatnya polusi udara
teguklah segar air sungaiku
coklat bagaikan kopi susu
seperti keruhnya pikiran-pikiran orang dungu
yang tiada henti apunkan sampah tanpa ragu
tidaklah kalian ingat
hutan kalimantanku selalu membara
mengobarkan semangat pada kita
untuk membuka lahan dengan cara yang sama
dan ketika semua bara mulai padam
mataair airmata kita pasti meluap tak tertahan
hingga kota tercinta hlang terbenam
tenggelam karna tangan-tangan kita
wahai manusia bumi
mari hancurkan hingga tak tersisa lagi
lalu segeralah pergi
dan kita akan mati tanpa arti
atau tetaplah disini
tapi berjanjilah menjaga bumi
agar tetap LESTARI
ari_lhodonx@yahoo.com
kmit uns
Selasa, 21 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar